Aku menulis tentang:

Kamis, 19 Agustus 2010

Sandekala - Mainteater

SANDEKALA MENUNTUT PERUBAHAN
Greg Kenton memiliki segudang bakat, padahal umurnya baru belasan tahun. Di bidang olahraga, dia jago bermain bisbol dan sepak bola. Di bidang kesenian, suaranya juga jernih ketika bernyanyi dan bisa bermain piano. Tak hanya itu, membuat sketsa dan menggambar adalah hal yang gampang buat dia. Di bidang akademik, dia bisa mengikuti semua pelajaran dengan baik, mulai dari membaca, menulis, IPA, dan IPS.

Namun, bakat yang paling menonjol yang dia miliki adalah

Republik Petruk - Teater Koma

Cermin Buram Republik Indonesia

Bagi para penggemar acara televisi yang bukan sinetron, mungkin sudah terbiasa menonton beberapa jenis acara parodi seperti: Republik Mimpi, Kabaret, Democrazy, dan lain-lain. Semuanya mencoba mengkritisi keadaan negara ini dengan cara memberikan gambaran betapa memprihatinkannya dan carut-marutnya keadaan Indonesia. Perekonomian yang kurang mulus perkembangannya, rakyat yang mudah terprovokasi, pemimpin-pemimpin yang saling menjegal, saling balas dendam demi tercapainya tujuan pribadi ataupun kelompoknya. Belum lagi dengan isu yang sempat mencuat hangat di khalayak ramai, apalagi kalau bukan banyak artis-artis yang mencoba peruntungan di dunia politik dengan mendaftar jadi calon anggota legislatif, walaupun mungkin tanpa ada keahlian khusus yang ditawarkannya selain modal kepopuleran.

Menyaksikan lakon Republik Petruk yang disuguhkan oleh Teater Koma, seperti

Phone Booth

Apakah Anda berani untuk jujur menceritakan semua hal buruk (kebohongan, penipuan, perselingkuhan, dll) yang pernah Anda lakukan di hadapan khalayak ramai, ketika itu menjadi pilihan untuk menyelamatkan nyawa banyak orang? Menjatuhkan harga diri serta menanggung malu demi menyelamatkan hidup orang lain?

Stuart Shepard atau lebih akrab dipanggil Stu, diperankan oleh (Collin Farrell), bekerja sebagai publicist (apa ya bahasa Indonesia, tapi seperti agen publisitas gitu). Dalam melakukan pekerjaannya,